Tags » renault

Buntuk Skandal Renault, Carlos Ghosn Dituntut Bertanggung Jawab

Skandal penipuan Renault ternyata berbuntut panjang dan disebut akan segera menyasar CEO mereka yaitu Carlos Ghosn. Hari ini pengawas penipuan konsumen Perancis menyampaikan kepada Jaksa Penuntu Umum bahwa orang nomor 1 di Renault dari tahun 2001 ini harus ikut bertanggung jawab terkait ditemukannya potensi kecurangan tes emisi diesel yang dilakukan oleh Renault.

Pernyataan ini tercantum dalah sebuah berkas yang diserahkan oleh DGCCRF Anti Fraud dari Departemen Keuangan Perancis pada November 2016 lalu. Lembaga yang mengawasi tindak kecurangan dari koperasi terhadap konsumen tersebut menjelaskan bahwa terdapat dugaan pelanggaran hukum Perancis oleh Renault dan Jaksa Penuntut Umum melakukna investigasi resmi selama 2 bulan kemudian.
Buntuk Skandal Renault, Carlos Ghosn Dituntut Bertanggung Jawab
Karena kasus ini, saham Renault jatuh 3,7 persen. Menanggapi kabar ini, Renault sendiri telah menyangkal berulang kali dan membantah telah melakukan pelanggaran yang dituduhkan. Selain itu, Ghosn sendiri hingga saat ini belum dapat dihubungi.

Kasus ini merupakan lanjutan dari kasus yang menimpa Volkswagen dibeberapa negara Eropa yang melakukan investigasi terkait tes emisi. Program uji Perancis yang diawasi secara langsung oleh komite investigasi ini juga tengah menargetkan tiga pabrikan lainnya yaitu PSA Group, Fiat Chrysler dan Volkswagen.

Pihak dari DGCCRF sendiri menjelaskan dalah BAP bahwa Carlos Ghosn harus turut bertanggung jawab mengenai pelanggaran ini. Hal ini disebabkan karena dirinya tidak mendelegasikan kekuasaan yang dimilikinya dalam kontrol urusan mesin.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Renault, pabrikan tersebut menyatakan bahwa mesin yang gunakan telah sesuai dengan hukum Eropa. Akan tetapi, pihak Jaksa Penuntut Umum Perancis memerintahkan Renault untuk menunjukkan pembuktian secara teknis.